Blog PJK ini adalah salah satu kegiatan klub PJK. Blog ini ditujukan bagi siapapun (khususnya anggota klub PJK) yang suka/hobi menulis dan mau memulai meski belum paham. blog ini adalah salah satu kegiatan klub PJK dalam rangka persiapan karir.

Memanage Kerugian Pebisnis Pemula

Leave a Comment
Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 
Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!
Siapa sih yang mau bisnisnya rugi? Setiap para pebisnis pasti selalu megkhawatirkan kerugian pada bisnis yang digelutinya, apalagi yang sebagai pebisnis pemula karena belum cukup pengalaman didalam bidang itu. Namun, kerugian adalah bagian dalam berbisnis. Dengan memanage kerugian, kamu akan mengurangi resiko dari kerugian. 

Dalam surat Fathir ayat 29-30, Allah SWT menjelaskan bisnis yang gak bakalan rugi dalam hidup seperti ayat berikut ini. 

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَّن تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30

Artinya: "Sesunguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (al-quran), dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.(29) Agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karuniaNya. Sungguh Allah maha pengampun, maha mensyukuri".(30).

Bila kamu adalah sebagai pebisnis pemula yang ingin memanage resiko kerugian, mungkin tips ini cocok untuk kamu dan harus di pahami terlebih dahulu.

1. Buka Usaha Patungan
Kalau kamu tidak ingin menanggung resiko sendirian, coba cari partner yang ingin bergabung untuk memebuka usaha denganmu. Carilah orang yang tepat dan satu pemikiran denganmu. Kamu juga bisa mengajak anggota keluarga atau sahabat untuk bekerja sama denganmu.

2. Bisnis Modal Minim
Semakin besar modal yang dikeluarkan maka semakin besar pula resikonya, jika kamu belum sanggup untuk menanggung resiko yang besar cobal mencari ide untuk memulai bisnis dengan modal yang minim.

3. Fokus Terhadap Keuntungan
Jangan takut rugi dan selalu memikirkannya, karena itu mempengaruhi semangat kamu. Jika kamu memikirkan negative maka tindakanmu juga akan cenderung negative. Lebih baik kamu memikirkan bagaimana caranya mendapatkan keuntungan dan usaha yang kamu jalankan berjalan lancar, ini akan membuat kamu termotivasi dan selalu menemukan ide-ide cemerlang.

4. Ingat, Sukses Itu Butuh Proses
Jika kamu memulai bisnis di awal bulan dengan kerugian belum tentu di bulan depan kamu akan mengalami kerugian juga. Bisnis juga butuh penyesuaian dan butuh waktu untuk mendapatkan banyak pelanggan.
Jangan mengharapkan bisnis yang instan. Buat rencana dan jalankan semampumu, jika plan A gagal kamu bisa melakukan plan B. Belajarlah dari kesalahan hingga kamu menemukan cara yang tepat dalam menjalakan bisnis yang kamu jalani.

5. Memiliki Tekat yang Kuat
Saat menghadapi berbagai tantangan kamu harus memiliki tekad yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi, terutama saat target usahamu tidak seperti yang kamu inginkan dan usahamu akan merugi. Dari setiap masalah yang di hadapi olehmu kamu akan tau bagaimana langkah selanjutnya yang akan kamu terapkan.

“من جدّ وجد” (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan).
Dalam firman Allah SWT Surat Ar rad ayat 11 ditegaskan : Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri .

Kerugian bisa saja terjadi dalam bisnis siapa saja. Tapi dengan memanage kerugian maka dapat mengurangi resiko yang akan menyebabkan kerugian. Maka dari itu susunlah strategi dan tekatmu ketika ingin memulai suatu bisnis. Seperti yang di katakana firman Allah SWT di atas bersungguh-sungguhlah apabila ingin mendapatkan hasil yang terbaik. 😊

Saya Suka Memasak Nasi
Mesak Air Sampai Mendidih
Saya Sudahi Sampai Disini
Cukup Sekian Terimakasih😀

Update dari artikel sebelumnya (Jangan Takut Rugi)

#bisnisdalamislam

IAM

0 comments:

Posting Komentar