Blog PJK adalah salah satu kegiatan pada Program Jalinan Kealumnian UMSU. Program CDAC UMSU ini membantu temans alumni yang suka/hobi menulis. Kegiatan blogging adalah bagian dari persiapan karir sebagai penulis, wartawan, copywriter dan karir sejenis.

Tampilkan postingan dengan label senin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senin. Tampilkan semua postingan

Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 

Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!

Apasih karir itu? karir adalah proses perkembangan dan kemajuan yang dilakukan oleh seseorang dalam mencapai suatu tujuan. Mencapai karir yang baik pasti telah melakukan persiapan yang mateng juga ya teman. (sumber : klik disini) 

Namun tak semudah yang di bayangkan untuk mencapai karir yang baik. Kamu harus melakukan persiapan yang baik guna mempermudah kamu untuk meraih cita-cita. Kamu bisa baca di Persiapan Memulai Karir di Perusahaan.

Misalkan kamu ingin berkarir disalah satu perusahaan. Sebut saja perusahaan jasa keuangan atau yang biasa disebut bank. Mari kita kupas terlebihdahulu apa itu bank.

Bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit/atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. (sumber : Klik disini)   

Berkakrir  di Bank berarti kamu melakukan suatu proses perkembangan dan kemajuan terhadap capaianmu di perusahaan tersebut (Bank). Karir seperti apa yang kamu inginkan? Tentunya kamu akan menginginkan karir yang baikkan,. Naik jabatan misalnya. Ya semua orang ingin mendapatkannya. 

Bagaimana tidak, naik jabatan tentu saja akan menaikan pendapatan. Seperti pribahasa yang meggambarkan hubungan antara jabatan dan tanggung jawab seseorang “Besar kapal besar pula gelombangnya” maksudnya adalah, ketika semakin besar jabatan seseorang, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus di emban.

Namun tak sampai disitu saja, kamu harus memiliki keahlian yang wajib saat menjadi pegawai di bank yang bisa membuatmu cepat untuk mendapatkan karir yang baik lagi. Apakah kamu sudah berkeinginan secepatnya naik jabatan? Kita sudah melansir beberapa keahlian yang wajib dimiliki seorang pegawai bank dari Lifepal. Kalau begitu mari kita simak keahlian apa saja yang membuat kamu cepat naik jabatan saat bekerja di Bank.

1. Berkomunikasi Dengan Baik
Hal paling dasar yang harus dimiliki seorang pegawai bank adalah kemampuan berkomunikasi yang baik. Tak hanya penggunaan kata yang sopan dan benar saja namun ada aspek yang harus kamu kuasai seperti posisi berdiri dan raut wajah saat menghadapi orang banyak. 
Komunikasi adalah proses penyampaian informasi atau pesan oleh seorang komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) melalui sarana tertentu dengan tujuan dan dampak tertentu pula. 

komunikasi terbagi menjadi dua yaitu komunikasi verbal dan non verbal.

Komunikasi lisan atau verbal, misalnya percakapan dua orang, secara langsung maupun lewat telepon atau jaringan internet. Namun begitu kamu harus berbicara dengan bahasa  yang sopan, dan dengan nada yang lembut. Kamu bisa tegur sapa dengan orang sekelilingmu saat bekerja. Apalagi kalau ada si Bos lewat, kamu bisa sesekali untuk menanyakan kabarnya sambil tersenyum. "Selamat pagi Pak, apa kabar?"

Komunikasi tertulis atau nonverbal, misalnya surat menyurat, pengiriman faks, atau percakapan melalui aplikasi chat seperti Whatsapp. Eits tunggu dulu, walaupun di zaman sekarang sudah serba mudah, namun kamu harus lihat waktu yang tepat mengirim pesan kepada nasabahmu terutama ke atasanmu. Waktu yang baik mengirim pesan itu adalah di waktu jam kerja berkisar dari pukul 07.30 – 12.00 dan 13.30 – 16.00. Jangan mengirim pesan terlarut malam ya hehe bisa-bisa kamu kena omelin sama si Bos karena mengganggu jam istirahatnya.

2. Tingkat Analisis yang Tinggi
Setelah kamu memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, yang dibutuhkan selanjutnya adalah kemampuan tingkat analisis yang tinggi. Semakin sering kamu mencoba dan terus melatihnya, maka kemampuan kamu akan terus terus bertambah baik dalam hal ilmu maupun pengalaman dalam menyelesaikan sesuatu. 

Misalkan kamu sedang mengerjakan tugas atau pekerjaan yang penting seperti mengurus kredit, mungkin itu sedikit sulit bagi kamu yang baru pertama kali mengerjakannya. Teruslah mencoba dan berlatih untuk mengulangnya agar kamu lebih mudah dalam mengerjakannya. Sebab kemampuan analisis yang tinggi sangat berguna disetiap jenis pekerjaan. 

Apalagi ini pekerjaan yang berurusan dengan keuangan kalau salah sedikit saja bisa mengakibatkan kerugian yang pada akhirnya membebankan pihak tempat kamu bekerja.

Maka dari itu, mulailah untuk mengasah kemampuanmu sobat dengan cara mempelajari atau mengulang hasil kerjamu. Karena dengan begitu kamu akan terbiasa untuk melatih otakmu untuk berpikir bagaimana menyelesaikan suatu pekerjaan dengan baik.

3. Detail Terhadap Hal yang Kecil
Cobalah untuk sedetail mungkin saat bekerja, apalagi kalau kamu seorang pegawai bank yang sangat dekat hubungannya dengan uang maka kamu harus memiliki ketelitian yang lebih daripada pekerjaan lain. Meski saat ini teknologi sudah maju, namun sering terjadi kesalahan yang mengakibat kerugian disalah satu pihak. Untuk menghindari hal tersebut kamu bisa mengerjakannya dengan berhati-hati dan kamu harus sabar ya untuk mengulangnya beberapa kali untuk memastikan tidak ada kesalahan sekecil apapun itu.

Misalnya kamu memasukkan data keuangan, ketika selesai mengerjakan coba perhatikan kembali hasil kerjamu. Perhatikan sedetail mungkin angka yang terdapat pada data itu, jangan sampai kurang maupun berlebih ya. Kalau angka berlebih, siap - siap kamu akan kebingungan untuk menutupi kekurangan dari hasil yang didapat. kalau angkanya kurang sudah pasti hasilnya akan berlebih dan yang lebih itu bukan milik kamu juga loh hehe.

Intinya, jangan terlau anggap sepele terhadap apapun yang bisa mengakibatkan kerugian disalah satu pihak ya. Ketelitian terhadap hal-hal yang kecil akan membuat kamu menjadi orang yang berkepribadian baik pula. Mengapa tidak, dengan ketelitian tersebut kamu bisa mengurangi resiko kesalahan yang ada.

Reisko kesalahan itu akan tertutupi dengan ketelitian yang baik. Semua orang akan kagum terhadap kinerja yang kamu lakukan. Ya tak dipungkiri si Bos juga akan senang sekali punya pegawai sepertimu.

4. Kerja Cepat, Kerja Cerdas
Tugas seorang pegawai bank itu tidak sedikit loh, kamu harus bisa cekatan namun juga jangan terlalu terburu-buru dan kamu harus kerja cerdas yang berarti fokus kepada hal yang benar-benar penting. Kita harus menelaah pekerjaan sehari-hari, mengetahui mana yang menjadi prioritas dan yang harus didelegasikan kepada orang lain.

Kerja adalah sesuatu aktivitas sengaja yang dilakukan oleh seseorang sebagai profesi agar mendapatkan penghasilang. Kerja cepat adalah melakukan semua pekerjaan secara cepat tanpa melihat mana yang harus diprioritaskan. Sedangkan kerja cerdas adalah melakukan pekerjaan dengan cara melihat terlebih dahulu mana yang harus diprioritaskan untuk diselesaikan. 

Kamu bisa melakuan contoh kecil seperti yang dibawah ini

Ketika kamu mendapatkan banyak tugas yang harus diselesaikan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan melihat dan bisa juga bertanya kapada yang meberikan tugas kapan harus selesai dikerjakan. Lalu kamu bisa membuatnya kedalam list agar pekerjaan kamu lebih terasa teratur dan lebih mudah dilihat mana yang sudah selesai. 

5. Multitasking 
Sebagai seorang pegawai bank, pastinya harus memiliki kecepatan bekerja yang baik. Kamu harus mencoba untuk memahami banyak hal dalam pekerjaan dan bisa mengerjakan banyak tugas dalam waktu yang bersamaan. Mungkin sulit bagi yang baru memulai namun kamu harus melakukannya sedikit-demi sedikit.

Melakukan satu pekerjaan terlebih dahulu akan membuat kita fokus terhadap tugas yang diberikan, namun kamu harus mencoba hal yang kecil untuk bisa mengerjkan tugas secara bersamaan. Misalkan menerima panggilan telepon sekaligus mengirimkan pesan via email atau bisa mendengarkan sambil mencari referensi yang ingin dipertanyakan atau di interupsi.

Namun jangan terlalu berlebihan ya untuk menjadi seorang yang multitasking karena bisa berdampak negatif terhadap kinerjamu. Multitasking yang berlebihan, bisa membuat fokus kamu berkurang loh! 

Pasti kamu bisa kok menjadi pegawai yang multitasking. Caranya kamu hanya perlu membiasakan diri untuk melakukan hal kecil secara bersamaan seperti yang sudah dibahas diatas guna meningkatkan kecepatan kamu dalam bekerja.

pada masa seperti ini, kamu memang harus di tuntut untuk bisa memiliki beberapa keahlian. Bagaimana tidak, dengan kemampuan yang lebih, kamu akan lebih mudah untuk memiliki karir yang baik, naik jabatan misalnya atau hal lain seperti naik gaji. Cobalah dari sekarang untuk mempersiapkan apa saja yang bisa membuatmu untuk mendapatkan karir yang baik.

#karirdanbisnis

Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 

Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!

Hei kawan, sudah tau arti jati diri yang sesungguhnya? 

Jati diri adalah segala hal yang terdapat didalam diri kita sendiri yaitu seperti karakter, sifat, watak dan kepribadian. Tak sedikit pula, banyak yang tak mengenal jati dirinya seperti apa. Hanya melihat cara bergaya idolanya, lalu mengikutinya. 

Mengikuti sang idola yang disenangi bukanlah sebagai masalah buat kita. Tapi jangan sampai kamu melupakan seperti apa jati dirimu yang sebenarnya. Dengan mengenali jati diri, kamu akan lebih mudah dalam menentukan suatu pilihan. 

Pilihan baik dan buruk kamulah yang akan menentukannya. Maka dari itu, terlebih dahulu kamu harus mengenal jati dirimu seperti apa. Mau tau cara mengenal jati diri yang baik bagaimana?

Langkah ini bisa kamu lakukan untuk mengenal jati diri yang kamu miliki. Mari kita simak.

1. Berbicara Pada Diri Sendiri 

Mungkin kamu akan merasa aneh bagaimana caranya berbicara pada diri sendiri. Berbicara pada sendiri bukan berarti kamu gila ya kawan. Mulailah untuk berbicara pada diri sendiri untuk mengenal jati dirimu. Mulai dengan berpikir logika kamu dengan menggunakan kata salah atau benar. Apakah kamu salah dalam mengambil keputusan atau benar sudah benar mengambil tindakan.

2. Kenali Kemampuanmu

Kenali terlebih dahulu apa kemampuanmu. Apa yang bisa kamu selesaikan dan mana yang sulit untuk diselesaikan. Degan begitu kamu akan lebih muidah dalam mengenali jati diri.

3. Instrospeksi Diri

Kamu harus dapat meningkatkan atau mempelajari kesalahan dari masa lalumu. Cobalah melakukan hal apa yang paling kamu kuasai. Dengarkan teman yang memberikanmu masukan positif dalam membangun kemampuan diri.

4. Motivasi Diri

kamu juga dapat memberikan motivasi kepada dirimu sendiri. Dengan cara selalu berpikir positif, kamu akan selalu merasa yakin kalau kamu mampu melakukannya.

5. Fokus

Cobalah fokus dalam menghadapi masalah atau tujuan kamu. Selesaikan masalah dengan cara satu persatu. Semakin sering kamu fokus, maka kamu akan cepat menemukan cara untuk memecahkan masalah tersebut.

Selengkapnya disini

Jadilah diri sendiri, tak perlu menjadi orang lain dalam memecahkan suatu masalah. Dengan jati diri yang kamu miliki, kamu akan lebih mudah dalam menentukan tujuan kebahagiaanmu. Maka dari itu, terlebih dahulu kamu mengenal jati dirimu seperti apa ya kawan.

#personalbranding


Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 
Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!

Kalian sependapat tidak, kalau semua orang memiliki potensi masing-masing yang dibawanya sejak lahir? Potensi diri yang kamu punya akan bermanfaat, apabila kamu melakukan suatu usaha dengan kerja keras.

Kita cari tau dulu ya kawan, potensi diri itu apa ๐Ÿ˜€

Potensi diri adalah kemampuan seseorang yang belum dilakukan atau dipraktikkan. Dalam arti kata bahwa kemampuan itu masih terpendam (tersembunyi) dan belum tertuangkan dalam perilaku, perbuatan maupun aksi. 

Potensi menurut Wiyono (2006:37) yaitu kemampuan dasar dari sesuatu yang masih terpendam didalamnya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi sesuatu kekuatan nyata dalam diri sesuatu tersebut. (sumber : baca disini)

Jika potensi ini tidak kembangkan dengan baik, maka potensi itu akan sia-sia begitu saja karena hanya terpendam dalam diri.

Bagaimana caranya mengembangkan potensi diri? Yuk kita simak :

1. Kenali Diri Lebih Dalam
Coba untuk mengenali diri kamu lebih dalam. Cari apa yang paling kamu suka dan kamu nyaman, yang tidak membuatmu cepat merasa bosan. Lihat seberapa mampu dirimu dalam memecahkan sebuah masalah tanpa meniru kemampuan yang dimiliki oleh seseorang.

2. Merumuskan Tujuan Hidup
Dengan adanya tujuan hidup, maka kamu akan lebih mudah dalam menyusn strategi jitu untuk memperoleh hasil yang maksimal tanpa membutuhkan waktu yang lama.

3. Menguatkan Niat
Niat adalah hal yang paling utama dalan melakukan sesuatu kegiatan atau pekerjaan. Jika niatmu kuat, maka kamu akan lebih bersungguh-sungguh untuk meraih hasil yang terbaik.

4. Menerima Kritikan 
Setiap manusia pasti memiliki kesalahan, tak ada manusia yang sempurna. Jika kamu ingin menjadi orang yang maju, maka terimalah sebuah ktitikan yang datang kepadamu. Jadikan kritikan itu sebagai motivasimu untuk menjadi lebih baik. Jangan sampai kamu down ketika mendapatkan kritikan.

5. Buang Pikiran Negatif
Pikiran negatif hanya akan membuatmu semakin takut untuk mencoba hal yang positif. Buang pikiran negatif itu dan selalu berpikir positif agar kamu selalu yakin dengan apa yang kamu miliki saat ini.

6. Berada di Lingkungan Positif 
Ketika kamu ingin selalu berpikir positif, maka kamu harus berada di lingkungan yang positif pula. Lingkungan sangat berpengaruh dalam membentuk pola pikir yang positif. Pilihlah teman yang bisa membuatmu semangat atau termotivasi untuk membangun potensi yang kamu miliki.

7. Coba Hal Baru dan Selalu Optimis 
Jangan ragu ketika ingin mencoba hal yang baru, apa bila kamu ingin mengembangkan potensi diri. Kemungkinan besar hal baru tersebut adalah potensi terbesar kamu. Selalu optimis degan apa yang kamu lakukan. Dengan sikap optimis, kamu akan lebih terdorong untuk bersemangat dalam mencapai tujuan hidup yang kamu inginkan. (sumber : baca disini)


Jangan pernah berpikir bahwa kamu tidak memiliki potensi. Pada hakikatnya manusia diciptakan memiliki potensi sejak lahirnya. Selalu optimis dengan apa yang kamu lakukan saat mencari hal yang baru demi menemukan potensi terbesar pada dirimu. Jika kamu telah menemukan potensi pada dirimu, beranilah untuk mengekspresikannya, agar orang-orang tau siapa dirimu yang sebenarnya.

#personalbranding

IAM

Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 
Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!


Apakah kamu pernah melihat atau mendengar seseorang selalu melakukan hal yang baik namun disebut sebagai pencitraan? 

Mendengar kata pencitraan, anggapan kita langsung tertuju kepada para politisi atau pejabat negeri ini yang sering kali melakukannya untuk mendongkrak popularitas demi meraih posisi tertentu. Maka kita pun memiliki persepsi negatif tentang pencitraan. 

Pencitraan tidak hanya untuk panggung politik. Di zaman sekarang persaingan semakin ketat untuk meraih sesuatu. Jadi dibutuhkan citra diri yang baik untuk dapat bersaing. Menurut psikolog Elizabeth Hurlock, citra diri merupakan gambaran seseorang tentang dirinya secara keseluruhan, baik yang tercermin dari dalam dirinya (kompetensi, karakter, nilai) maupun tampilan luarnya (penampilan, sikap, bahasa tubuh). Referensi info, klik disini

Arti pencitraan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menggambarkan seseorang agar terlihat lebih baik atau lebih buruk di mata publik. Jelasnya adalah seseorang menonjolkan pencitraan dengan menonjolkan citra terbaiknya dan jati dirinya.

Pencitraan bisa dikategorikan menjadi dua :
1. Pencitraan Positif. Semua perkataan, tindakan bisa kamu lakukan dan pertanggung jawabkan.
2. Pencitraan Negatif. Perkataan dan tindakan tidak sesuai dengan realita yang kamu lakukan.

Yang jadi pertanyaannya adalah, apakah penting melakukan pencitraan? 

Dengan pencitraan, orang lain akan bisa melihat gambaran dirimu seperti apa. Tapi lakukanlah pencitraan dengan sesuai kenyataan yang ada, jangan sampai kamu melakukan pencitraan yang baik didepan publik namun dibelakang tindakanmu tidak sesuai dengan apa yang kamu lakukan.

Bagaimana caranya untuk melakukan pencitraan yang baik?

Berikut tipsnya :

1. Berorganisasi. Dengan bergabung organisasi, kamu akan lebih banyak untuk bertukar pendapat dan disitu kamu akan dinilai oleh temanmu bagaimana caramu berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah.

2. Aktif Kegiatan Sosial. Ikutilah kegiatan yang bersangkutan dengan kegiatan sosial. Dengan begini kamu akan dilihat banyak orang sehingga orang-orang tau siapa kamu.

3. Posting Kegiatan Bermanfaat. Gunakan media sosialmu untuk menyebar semua kegiatan yang bisa membuat orang termotivasi untuk mengikuti hal seperti yang kamu lakukan.

4. Berkata Sopan. Saat berkomunikasi dengan seseorang, baik perindividu maupun perkelompok, pilihlah kata sesopan mungkin agar orang disekitarmu mau mendengarkan perkataanmu.

5. Action. Pada tahap ini kamu memang harus menyesuaikan perkataan dan perbuatanmu di belakang publik. Lakukanlah sesuai dengan apa yang kamu perlihatkan kepada orang banyak dengan begitu image tentang diri kamu akan jauh lebih baik.

Jadi pencitraan itu penting untuk personal branding kamu. Tapi jangan sampai salah ya dalam bertindak. Semua perkataan dan perbuatan kamu di depan publik harus bisa dipertanggung jawabkan. Kalau tidak, kamu akan disebut sebagai pencitraan negatif. Manfaatkan media sosial yang kamu miliki untuk memperlihatkan citra diri kamu di hadapan publik agar mereka dapat mengenalmu.

#personalbranding

IAM


Hai Teman – Teman, pernahkah kamu mendengar kata karismatik ? biasanya karimastik akan muncul dengan sendirinya ketika kita bertemu dengan seseorang. Yuk simak selengkapnya ya! 

Karismatik adalah sebuah kepribadian berupa pancaran wibawa dalam diri seseorang sehingga membuat orang di sekelilingnya merasa kagum sekaligus nyaman. Dan karismatik berfungsi sebagai daya tarik seseorang yang akan memiliki penilaian baik dari orang di sekelilingnya dan lebih percaya diri. 

Apakah kamu salah satu orang yang berkarismatik ? Temukan 6 Ciri-cirinya di Sini ! 

1. Memiliki Passion yang Kuat 
Passion adalah sebuah keinginan yang dilakukan tanpa adanya paksaan dan merupakan keahlian yang ada di dalam diri seseorang. Misalnya kamu memiliki passion dalam berbisnis, maka kamu akan mendalami sebuah bisnis tertentu dan kamu akan mendapatkan kepercayaan dari beberapa orang di sekitarmu.   

2. Mempunyai Aura yang Tersirat
Aura yang tersirat dalam seseorang yang berkarisma akan terlihat dengan sendirinya, ketika kamu berbicara di depan umum dan kamu memiliki daya tarik yang membuat banyak orang akan terus memperhatikanmu dan mengerti dengan apa yang kamu sampaikan. 

3. Memiliki Jiwa Kepemimpinan 
Salah satu jiwa kepimpinan seseorang bisa dilihat dari karisma yang di tunjukkannya, biasanya seseorang akan terlihat sebagai pemimpin dengan  penampilannya, gaya berbicara dan karisma yang ada didalam dirinya dan kamu akan menjadi seseorang yang di andalkan disekitarmu, misalnya menjadi ketua kelas, ketua kelompok dll. 

Jadi apakah sudah ada di dalam diri kamu ?
Ternyata seseorang yang memiliki karisma yang baik sangat penting dalam dunia kerja maupun di beberapa kelompok bisnis , pertemanan atau hal lainnya, karena itu bisa menjadi acuan untuk menjadi orang yang dipercayai dan di andalkan! Semoga Bermanfaat Guys !.

Happy Reading ~

#personalbranding
Hei Kawan-Kawan,,,!!! Eh Kita Kawan Gak Sih??? 
Yaaa Kawanlah Kok Cemana Pulak!!!


Percaya gak sih kalau semua orang itu sudah di anugerahi bakat dari lahirnya, ada yang berbakat bernyanyi, menulis, melukis, bermain sepak bola dan masih banyak lagi. Dengan adanya bakat, sesuatu yang ingin di pelajari akan lebih cepat dan meraih hasil yang baik. 

Menurut M. Ngalim Purwanto, bakat adalah kecakapan pembawaan, yang mana mengenai kesanggupan dan potensi tertentu yang dimiliki oleh seseorang. Sumber info, klik disini kawan

Kalau kamu berbakat dibidang apa sobat? ๐Ÿ˜ƒ

Namun tak dipungkiri juga bahwa bakat dan latihan harus saling berdampingan. Tujuan dari latihan untuk mengembangkan bakat semaksimal mungkin. Bayangkan saja kalau kamu punya bakat tapi kamu tidak pernah untuk melatihnya, bisa-bisa kamu akan dikalahkan dengan orang yang mau berlatih yang ingin mencapai tujuan yang sama denganmu.

Tips beberapa cara mengasah bakat yang kamu miliki :

1. Kenali Bakat
Terlebih dahulu kamu harus pahami bakatmu dimana, dengan begitu kamu akan lebih mudah untuk melakukan tahapan selanjutnya.

2. Menuangkan Bakat
Kamu bisa menerapkan bakat yang kamu miliki dikegiatanmu sehari-hari, ini berguna untuk melatih bagaimana perkembangan bakatmu berjalan.

3. Mengikuti Komunitas
Jangan pernah merasa sudah cukup dengan bakat yang kamu miliki, kamu bisa bergabung dengan komunitas yang dimana bakatmu akan tertuang disana.

4. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih
Latih terus jika kamu ingin bakatmu bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Sejatinya, hidup adalah berisi pembelajaran demi pembelajaran. kita pasti dihadapkan dengan berbagai ujian dan cobaan. Jadikan semua itu sebagai proses latihan untuk menguatkan dan mematangkan diri. Sebab, hanya dengan itulah, kita akan tumbuh jadi pribadi yang luar biasa dengan kemampuan yang spesial.

Kesimpulannya bahwa berlatih itu sangat penting bagi semua orang baik yang berbakat maupun tidak. Bakatmu adalah kemampuanmu, latihanmu adalah prosesmu untuk mendapatkan hasil terbaikmu. Jika bakat tidak dilatih maka bakat itu akan hilang secara perlahan, jika terus dilatih maka bakat itu akan mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dilakukan tanpa melakukan latihan berulang kali.

#personalbranding

IAM